Tebu semanis rasa dan kenangan
Hem... Cukup lama bukan ternyata tebu ada di tanah air kita, aku ingin berkisah tentang tebu, kisah kenangan manis semanis tebu.
Usiaku masih 10 tahun, saat berpetulang mencari tebu di ladang, berlari melewati pematang sawah yang menguning, bermandikan terik matahari yang terabaikan begitu saja, tanpa sunblock, tanpa sunglass ataupun payung, benar-benar mandu matahari, berlima mendatangkan bapak-bapak penebang tebu, meminta izin untuk ikut menikmati hasil panen, dengan sabar menunggu Bapak-baoak penebang tebu mengambilkan batang tebu dan menyerahkan kepada kami.
Hal.yang menggelitik kami lakukan adalah dengan santai, mengupas kulit tebu dengan gigi dan menikmati langsung dipemtang sawah, jika sudah puas menikmati, batang tebu yang tersisa dibawa pulang untuk dinikmati kemudain hari.
Musim panen tebu selalu dimusim kemarau, samatahari begitu teriknya, mengupas sebatang tebu kemudian disesapi airnya, uuh sungguh segar dan enak sekali, tebu merupakan snack yang sangat spesial pada masa itu.
Kinii zaman sudah berubah, manisnya tebu masih tetap terasa, tetapi manisnya kenangan berbeda, zaman telah berubah, cara menikmati tebu pun juga berbeda.
Komentar
Posting Komentar